Rabu, 18 September 2013
Sebuah Renungan Hati Untuk Ukhti Muslimah
Senin, 03 Juni 2013
25 Pesanan Luqman Al Hakim kepada Anak-anaknya
... Pesanan #2: “Orang-orang yang sentiasa menyediakan dirinya untuk menerima nasihat, maka dirinya akan mendapat penjagaan dari ALLAH. Orang yang insaf dan sedar setelah menerima nasihat orang lain, dia akan sentiasa menerima kemulian dari ALLAH juga.”
Pesanan #3: “Hai Buah Hatiku, orang yg merasa dirinya hina dan rendah diri dalam beribadat dan taat kpd ALLAH, maka dia tawadduk kepada ALLAH, dia akan lebih dekat kepada ALLAH dan selalu berusaha menghindarkan maksiat kepada ALLAH.”
Pesanan #4: “Hai anakku, seandainya ibubapamu marah kepadamu kerana kesilapan yang dilakukanmu, maka marahnya ibubapamu adalah bagaikan baja bagi tanam tanaman.”
Pesanan #5: “Jauhkan dirimu dari berhutang, kerana sesungguhnya berhutang itu boleh menjadikan dirimu hina di waktu siang dan gelisah di waktu malam.”
Pesanan #6: “Dan selalulah berharap kepada ALLAH tentang sesuatu yg menyebabkan untuk tidak menderhakai ALLAH. Takutlah kepada ALLAH dengan sebenar-benar takut ( taqwa ), tentulah engkau akan terlepas dari sifat berputus asa dari rahmat ALLAH.”
Pesanan #7: “Hai Buah Hatiku, seorang pendusta akan lekas hilang air mukanya kerana tidak dipercayai orang dan seseorang yang telah rosak akhlaknya akan sentiasa banyak melamunkan hal- hal yang tidak benar. Ketahuilah, memindahkan batu besar dari tempatnya semula itu lebih mudah daripada memberi pengertian kepada orang yang tidak mahu mengerti.”
Pesanan #8: “Hai Buah Hatiku, engkau telah merasakan betapa beratnya mengangkat batu besar dan besi yang amat berat, tetapi akan lebih berat lagi daripada semua itu, adalah bilamana engkau mempunyai tetangga (jiran) yang jahat.”
Pesanan #9: “Hai anakku, janganlah engkau mengirimkan orang yang bodoh sebagai utusan. Maka bila tidak ada orang yang cerdik, sebaiknya dirimulah saja yang layak menjadi utusan.”
Pesanan #10: “Jauhilah bersifat dusta, sebab dusta itu mudah dilakukan, bagaikan memakan daging burung, padahal sedikit sahaja berdusta itu telah memberikan akibat yang berbahaya.”
Pesanan #11: “Hai anakku, bila engkau mempunyai dua pilihan, takziah orang mati atau hadir majlis perkahwinan, pilihlah utk menziarahi orang mati, sebab ianya akan mengingatkanmu kepada kampung akhirat sedangkan menghadiri pesta perkahwinan hanya mengingatkan dirimu kepada kesenangan duniawi sahaja.”
Pesanan #12: “Janganlah engkau makan sampai kenyang yang berlebihan, kerana sesungguhnya makan yang terlalu kenyang itu adalah lebih baiknya bila makanan itu diberikan kepada anjing sahaja.”
Pesanan #13: “Hai anakku, janganlah engkau langsung menelan sahaja kerana manisnya barang dan janganlah langsung memuntahkan saja kerana pahitnya sesuatu barang itu, kerana manis belum tentu menimbulkan kesegaran dan pahit itu belum tentu menimbulkan kesengsaraan.”
Pesanan #14: “Makanlah makananmu bersama-sama dengan orang-orang yang taqwa dan bermusyawarahlah urusanmu dengan para alim ulamak dengan cara meminta nasihat dari mereka.”
Pesanan #15: “Hai anakku, bukanlah satu kebaikan namanya bilamana engkau selalu mencari ilmu tetapi engkau tidak pernah mengamalkannya. Hal itu tidak ubah bagaikan orang yang mencari kayu api, maka setelah banyak ia tidak mampu memikulnya, padahal ia masih mahu menambahkannya.”
Pesanan #16: “Hai anakku, bilamana engkau mahu mencari kawan sejati, maka ujilah terlebih dahulu dengan berpura-pura membuat dia marah. Bilamana dalam kemarahan itu dia masih berusaha menginsafkan kamu, maka bolehlah engkau mengambil dia sebagai kawan. Bila tidak demikian, maka berhati-hatilah.”
Pesanan #17: “Selalulah baik tutur kata dan halus budi bahasamu serta manis wajahmu, dengan demikian engkau akan disukai orang melebihi sukanya seseorang terhadap orang lain yang pernah memberikan barang yang berharga.”
Pesanan #18: “Hai anakku, bila engkau berteman, tempatkanlah dirimu padanya sebagai orang yang tidak mengharapkan sesuatu daripadanya. Namun biarkanlah dia yang mengharapkan sesuatu darimu.”
Pesanan #19: “Jadikanlah dirimu dalam segala tingkahlaku sebagai orang yang tidak ingin menerima pujian atau mengharapkan sanjungan orang lain kerana itu adalah sifat riya' yang akan mendatangkan cela pada dirimu.”
Pesanan #20: “Hai anakku, janganlah engkau condong kepada urusan dunia dan hatimu selalu disusahkan oleh dunia saja kerana engkau diciptakan ALLAH bukanlah untuk dunia sahaja. Sesungguhnya tiada makhluk yang lebih hina daripada orang yang terpedaya dengan dunianya.”
Pesanan #21: “Hai anakku, usahakanlah agar mulutmu jangan mengeluarkan kata-kata yang busuk dan kotor serta kasar, kerana engkau akan lebih selamat bila berdiam diri. Kalau berbicara, usahakanlah agar bicaramu mendatangkan manfaat bagi orang lain.”
Pesanan #22: “Hai anakku, janganlah engkau mudah ketawa kalau bukan kerana sesuatu yang menggelikan, janganlah engkau berjalan tanpa tujuan yang pasti, janganlah engkau bertanya sesuatu yang tidak ada guna bagimu, janganlah mensia-siakan hartamu.”
Pesanan #23: “Barang siapa yang penyayang tentu akan disayangi, sesiapa yang pendiam akan selamat daripada berkata yang mengandungi racun, dan sesiapa yang tidak dapat menahan lidahnya dari berkata kotor tentu akan menyesal.”
Pesanan #24: “Hai anakku, bergaul rapatlah dengan orang yang alim lagi berilmu. Perhatikanlah kata nasihatnya kerana sesungguhnya sejuklah hati ini mendengarkan nasihatnya, hiduplah hati ini dengan cahaya hikmah dari mutiara kata-katanya bagaikan tanah yang subur lalu disirami air hujan.”
Pesanan #25: “Hai anakku, ambillah harta dunia sekadar keperluanmu sahaja, dan nafkahkanlah yang selebihnya untuk bekalan akhiratmu. Jangan engkau tendang dunia ini ke keranjang atau bakul sampah kerana nanti engkau akan menjadi pengemis yang membuat beban orang lain. Sebaliknya janganlah engkau peluk dunia ini serta meneguk habis airnya kerana sesungguhnya yang engkau makan dan pakai itu adalah tanah belaka. Janganlah engkau bertemankan dengan orang yang bersifat talam dua muka, kelak akan membinasakan dirimu.”
Rabu, 29 Mei 2013
Istri Sholehah
Istri sholehah nyaman di hati suami..
Membuatnya senang hati, membuat dada bermekaran bak bunga indah di taman yang berseri...
Tatkala suami pulang dia menyambutnya dengan senyuman yang menawan..
Pandangannya memancarkan kasih sayang, cinta dan kelembutan...
Istri sholehah nyaman dipandang, mengenakan busana terindah untuk suami tercintanya...
Pandangan mata yang teduh akan membuat suami semangat kembali setelah seharian bekerja..
Saat suami memandang dirinya, gemuruhlah rasa di dada...
Betapa bahagianya ia mendapakant hadiah yang begitu berharga,...
Sehingga ia kan senantiasa menjaga agar tak lepas dari tangannya..
Istri sholehah adalah yang mampu membuat suaminya bahagia dan nyaman di hati dengan limpahan cinta dan perhatiannya...
Maka tak heran jika suami menyematkan untaian indah untuk istri tercintanya “ Duhai istriku,kekasih hatiku..tak sia-sia diriku memilihmu sebagai pujaan hatiku..dirimulah bidadari syurgaku...Subhanallah..
Selasa, 21 Mei 2013
Coretan Hari Ini...... ^_^
Sabtu, 04 Mei 2013
... KISAH RABIATUL ADAWIYAH ...
Senin, 22 April 2013
Air Mata Ini Untukmu
Disaat kau terbaring tak berdaya...aku tak disampingmu, bahkan tak melihatmu...Maafkan aku tak bisa menemanimu disaat kau butuhkan ku. Namun percayalah...do'aku selalu menyertaimu...bahkan airmataku mengiringi hariku karena sedih memikirkanmu. Aku pun yakin kamu mampu melewati semua ini, aku tak meragukan ketabahan dan keteguhanmu.
Namun yang ku sesali adalah ktika ku mengirimkan pesan yang mungkin membuatmu cemburu, aku hanya bermaksud gurau namun ternyata kamu sedanh merasakan pedih yang harus kamu lalui. Maafin aku...karna aku benar-benar gak tau.
Semoga Allah senantiasa merahmatimu dengan kesabaran dan kekuatan untuk menghadapi semua ini, yakinlah semua ini ada hikmahnya.
Selasa, 09 April 2013
Sekedar Coretan Untuknya...
Hanya Sebuah Coretan....
Senin, 19 November 2012
10 Nasehat buat muslimah
Kedua : Seorang muslimah hendaknya menjaga solat lima waktu, dan sentiasa khusyuk ketika melaksanakan solat. Kalian tidak boleh disibukkan dengan hal lain sehingga melupakan solat. Kalian juga tidak boleh terlena dengan perkara-perkara lain hingga lalai untuk beribadah. Sesungguhnya solat dapat mencegah seseorang dari perbuatan keji dan mungkar. Solat adalah benteng terkuat yang dapat menjaga seseorang dari perbuatan maksiat.
Ketiga : Muslimah sekalian hendaknya memelihara diri dengan menutup aurat. Kalian tidak boleh keluar rumah kecuali dengan menutup bahagian-bahagian tubuh yang diperintahkan. Dengan menutup aurat kalian, Allah hendak menjaga dan menyucikan kaum wanita. Allah SWT berfirman, "Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: 'Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." (QS al-Ahzab: 59)
Keempat : Muslimah harus selalu mentaati suami kalian, bersikap lemah-lembut, mengasihi, mengajaknya pada kebaikan, menasihati, dan selalu membuat suaminya tenang, serta tidak meninggikan suara dan berkata kasar kepadanya.
Rasulullah s.a.w. bersabda, "Jika seorang wanita melaksanakan solat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, dan taat terhadap suaminya, maka ia akan masuk ke dalam syurga Allah." (HR Ahmad)
Kelima : Kalian hendaklah mendidik anak-anak kalian untuk selalu taat kepada Allah. Mereka harus dididik dengan aqidah yang benar dan menanamkan rasa cinta kepada Allah dan Rasul~Nya. Mereka harus dibiasakan untuk selalu menjauhi maksiat dan perbuatan hina. Allah SWT berfirman: "Hai orang-orang yang beriman, peliharalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak menderhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan~Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS At-Tahrim: 6)
Keenam : Jangan hendaknya kalian sampai berdua-duaan dengan seorang lelaki yang bukan mahram. Rasulullah bersabda, "Tidaklah seorang wanita berduaan dengan seorang lelaki melainkan yang ketiganya adalah syaitan."
Kalian tidak boleh melakukan perjalanan kecuali ditemani seorang mahram, tidak berjalan-jalan di pasar-pasar, di tempat keramaian umum kecuali memang ada keperluan. Auratnya wajib ditutup dan dijaga.
Ketujuh : Wanita Muslimah tidak boleh meniru penampilan lelaki. Rasulullah s.a.w. pernah bersabda, "Allah melaknat kaum lelaki yang meniru kaum wanita dan kaum wanita yang meniru kaum lelaki." (HR Bukhari)
Tidak dibenarkan bagi wanita muslimah mengikut gaya berpakaian dan penampilan wanita kafir. Rasulullah s.a.w. bersabda, "Orang yang meniru satu kaum, maka dia termasuk golongan mereka."
Kelapan : Wanita muslimah harus selalu menyeru kepada jalan Allah di antara kaum wanita yang lain. Dalam menyerukan dakwah Islam ini harus menggunakan ucapan yang baik, dengan mengunjungi tetangga dan selalu menghubungi saudara-saudara muslimah. Kalian harus menjaga diri dan saudara-saudara muslimah yang lain agar diselamatkan dari azab Allah.
"Jika Allah memberikan petunjuk kepada seseorang melalui perantara dirimu, itu lebih baik bagimu daripada limpahan kenikmatan." (HR Bukhari dan Muslim)
Kesembilan : Wanita muslimah harus memelihara hatinya dari perkara-perkara yang syubhat dan nafsu syahwat. Kalian harus menjaga mata dari hal yang haram, telinga dari nyanyian yang melalaikan, menjaga diri dari perbuatan keji, menjaga rahsia tempat tidur kalian bersama suami dan menjaga seluruh anggota tubuh kalian daripada perbuatan yang bertentangan syariat Allah. Inilah yang disebut dengan ketaqwaan.
Kesepuluh : Wanita muslimah harus sentiasa menjaga waktu kalian dari perbuatan sia-sia dan hari-hari kalian daripada perbuatan yang merosakkan. Kalian tidak boleh menjadi orang yang lalai, terlena, selalu bergurau senda, dan berada dalam perbuatan sia-sia. Simpanlah aib kalian seteguh-teguhnya usah disiarkan gambar kalian yang tidak menutup aurat kerana itu adalah perbuatan dosa membuka aib sendiri.
Allah SWT berfirman, "Dan tinggalkan orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurauan dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia." (QS Al-An'am: 70)
Allah sudah sediakan banyak peluang dan tawaran yang lumayan kepada umat Islam terutamanya di bulan Ramadhan. Andaikata ada di antara kalangan umat Islam tidak mahu menerima tawaran Allah itu, sesungguhnya kalian memang tidak berminat dengan Allah, tak minat dengan nasihat dan kasih sayang Rasulullah dan tidak minat dengan janji syurga~Nya. Kalian lebih meminati neraka~Nya dan sangat berminat untuk diazab~Nya. Kembalilah wahai kalian yang tidak berminat itu.
Ya Allah,berikanlah petunjuk kepada wanita muslimah agar mereka sentiasa melaksanakan yang Engkau cintai dan redhai. Makmurkanlah hati mereka dengan keimanan..Aamiin ya Rabbal'alamin
Jumat, 09 November 2012
~*♥ Cara Mengasah inner beauty agar makin bersinar ♥*~
~*♥ Cara Mengasah inner beauty agar
makin bersinar ♥*~
Biasakan selalu mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah wajib dan sunnah.Kedekatan
kita kepada Allah akan menimbulkan pancaran cahaya
keindahan di dalam diri kita. Hal ini dapat kita pahami bahwa
siapapun yang mendekati sumber cahaya akan terkena
pancaran cahaya-Nya.
~*♥ Kedua, Berpikir positif..
Berfikir positif pada diri sendiri dan juga orang lain. Muslimah
yang berpikir positif diyakini dapat membuat wajah lebih bersinar karena yang ada di dalam hati dan pikiran terpancar melalui wajah dan mata.
~*♥ Ketiga..Rasa syukur..
Rasa syukur juga membuat kita terhindar dari penyakit hati.Bersyukurlah dengan apa yang
telah Allah berikan kepada kita karena pada dasarnya Allah
sudah menciptakan fisik kita sedemikian sempurnanya.
Saudariku..jangan menyesali kekurangan diri,karena di balik
kekurangan pasti ada
kelebihan.Bersyukurlah karena rasa syukur akan membuat
batin terasa lebih tentram.
~*♥ Keempat,Mengasah
kemampuan intelektual..
Dengan wawasan serta pengetahuan yang luas akan
membuat wanita muslimah memiliki nilai tambah tersendiri.
~*♥ Kelima, hal yang tidak kalah pentingnya adalah SENYUM,Karena senyum yang tulus
dapat meluluhkan ketegangan jiwa dan membuat wajah lebih bersinar.
~ Semoga untaian ini
bermanfaat..
~* Salam erat
silaturahmi dan Salam santun ukhuwah fillah*~
Rabu, 07 November 2012
Oh Ibu.......
Oh Ibu…. Kaulah wanita yg kucinta selama hidupku, Tanpamu tiadalah aku…. Kau selalu ada dalam suka dukaku, meskipun aku selalu menggoreskan luka dihatimu. Namaku selalu kau sebut dalam do’amu, senyummu selalu terpancar dibibirmu meski lelah menyelimuti. Belaianmu menenangkan hatiku, pelukanmu menghangatkan jiwaku… Ibu….jasamu tak dapat terbalaskan oleh apapun, begitu besar pengorbananmu untukku, Namun ku tak pernah membahagiakan hatimu…. Oh Ibu…. Maafkanlah anakmu yang banyak salah padamu….. Tak dapat ku hitung berapa banyak dosa ini padamu, namun kau selalu menyayangiku… Ibu….ucapan terimakasih yang tak terhingga ku ucapkan kepadamu… Do’aku menyertaimu, semoga Allah senantiasa menjagamu dan mengampuni segala dosa-dosamu. Oh Ibu……kaulah yang terindah untukku Ya Allah bahagiakanlah hidupnya didunia dan juga akhirat, ampuni segala dosanya…..dan mudahkanlah segala urusanya, ya Allah aku sayang padanya, aku selalu merindukannya…. *~~* Aku Sayang Ibuku *~~*
RENUNGAN untuk-ku dan untuk-mu
Semua yang menginginkan kebaikan.
Nikah itu ibadah…….
Nikah itu suci……….. ingat itu……
... ... Memang nikah itu bisa karena harta, bisa karena
Jangan engkau jadikan harta, keturunan maupun kecantikan sebagai alasan…..
karena semua itu akan menyebabkan celaka.
Jadikan agama sebagai alasan….. Engkau akan mendapatkan kebahagiaan.
Tidak dipungkiri bahwa keluarga terbentuk karena cinta….
Namun…… jika cinta engkau jadikan sbg landasan,
maka keluargamu akan rapuh, akan mudah hancur.
Jadikanlah ” ALLAH ” sebagai landasan……
Niscaya engkau akan selamat, Tidak saja dunia, tapi juga akherat…….
Jadikanlah ridho Allah sebagai tujuan……
Niscaya mawaddah, sakinah dan warahmah akan tercapai.
Jangan engkau menginginkan menjadi raja dalam “Istanamu”…..
disambut istri ketika datang dan dilayani segala kebutuhan…….
Jika ini kau lakukan “istanamu” tidak akan langgeng..
Lihatlah manusia ter-agung Muhammad saw….
Beliau tidak marah ketika harus tidur di depan pintu, beralaskan sorban,
karena sang istri tercinta tdk mendengar kedatangannya.
Tetap tersenyum meski tidak mendapatkan makanan
tersaji dihadapannya ketika lapar……..
Menjahit bajunya yang robek……..
Jangan engkau menginginkan menjadi ratu dalam “istanamu”…..
Disayang, dimanja dan dilayani suami……
Terpenuhi apa yang menjadi keinginanmu….
Jika itu engkau lakukan, “istanamu” akan menjadi neraka bagimu
Jangan engkau terlalu cinta kepada istrimu………
Jangan engkau terlalu menuruti istrimu……
Jika itu engkau lakukan akan celaka….
Engkau tidak akan dapat melihat yang hitam dan yang putih,
tidak akan dapat melihat yang benar dan yang salah…..
Lihatlah bagaimana Allah menegur ” Nabi “-mu
tatakala mengharamkan apa yang Allah halalkan hanya karena
menuruti kemauan sang istri.
Tegaslah terhadap istrimu…..
Dengan cintamu, ajaklah dia taat kepada Allah…….
Jangan biarkan dia dengan kehendaknya……
Lihatlah bagaimana istri Nuh dan Luth…..
Di bawah bimbingan manusia pilihan, justru mereka menjadi penentang…..
Istrimu bisa menjadi musuhmu….
Didiklah istrimu…
Jadikanlah dia sebagai Hajar, wanita utama yang loyal terhadap tugas suami, Ibrahim.
Jadikan dia sebagai Maryam, wanita utama yang bisa menjaga kehormatannya……
Jadikan dia sebagai Khadijah, wanita utama yang bisa mendampingi sang
suami Muhammad saw menerima tugas risalah…..
Istrimu adalah tanggung jawabmu….
Jangan kau larang mereka taat kepada Allah…..
Biarkan mereka menjadi wanita shalilah…
Biarkan mereka menjadi hajar atau Maryam….
Jangan kau belenggu mereka dengan egomu…
Jika engkau menjadi istri…
Jangan engkau paksa suamimu menurutimu…
Jangan engkau paksa suamimu melanggar Allah……
Siapkan dirimu untuk menjadi Hajar, yang setia terhadap tugas suami…..
Siapkan dirimu untuk menjadi Maryam, yang bisa menjaga kehormatannya….
Siapkan dirimu untuk menjadi Khadijah, yang bisa yang bisa mendampingi suami menjalankan misi.
Jangan kau usik suamimu dengan rengekanmu….
Jangan kau usik suamimu dengan tangismu….
Jika itu kau lakukan….. Kecintaannya terhadapmu akan
memaksanya menjadi pendurhaka…… jangan……….
Jika engkau menjadi Ayah.....
Jadilah Ayah yang bijak seperti Lukmanul Hakim
Jadilah Ayah yang tegas seperti Ibrahim
Jadilah Ayah yang kasih seperti Muhammad saw
Ajaklah anak-anakmu mengenal Allah……….
Ajaklah mereka taat kepada Allah…….
Jadikan dia sebagai Yusuf yang berbakti…….
Jadikan dia sebagai Ismail yang taat…….
Jangan engkau jadikan mereka sebagai Kan’an yang durhaka.
Mohonlah kepada Allah……….
Mintalah kepada Allah, agar mereka menjadi anak yang shalih…..
Anak yang bisa membawa kebahagiaan.
Jika engkau menjadi ibu….
Jadilah engkau ibu yang bijak, ibu yang teduh….
Bimbinglah anak-anakmu dengan air susumu….
Jadikanlah mereka mujahid………
Jadikanlah mereka tentara-tentara Allah…..
Jangan biarkan mereka bermanja-manja…..
( ♥♥ RENUNGAN " untuk-ku dan untuk-mu " ♥♥ )










